29 Mei 2011

'Pemikiran objektif' VS 'Pemikiran subjektif'


Assalamua'laikum W.B.T

Alhamdulillah,nikmat Islam dan Iman masih dikurniakan oleh Allah.Sama-sama kita berselawat ke atas junjungan besar nabi Muhammad S.A.W..Rugilah bagi sesiapa yang tidak berselawat ke atas Nabi Muhammad,dan merekalah itulah orang2 yang sombong.Kali ini ana ingin berkongsi pendapat ana tentang kehidupan kita.Setiap orang mempunyai perspektif yang berlainan tentang 'kehidupan'

Subjektif.Ana definisikan subjektif sebagai perkara yang x tetap dan sesuatu yang x pasti.Maka perspektif tentang kehidupan ini pun dah dikira sebagai subjektif,sebab setiap orang ada pandangan masing2.

Objektif:Ana definisikan objektif sebagai sesuatu yang tetap dan mempunyai outcome yang pasti.Yang pasti,kehidupan bukan objektif

Contohnya dalam exam,untuk soalan objektif kita hanya mempunyai 4 atau 5 jawapan.salah satu jawapan itu betul.Tapi kadang2 kita rase ade 2 atau 3 soalan yang betul.Tapi dah sebab wajib jawab satu je,kita terpaksa memilih.Lain pula dengan soalan subjektif,jawab la macam mana pun,asal kefahaman tu betul,dah dapat markah sikit.Ada keyword je pun dah dapat markah.

Begitu juga kehidupan.Apa yang terjadi dalam kehidupan ni bukan objektif.Contoh,si ibu berkata kat anak die..."kalau kau x masuk univervisiti,macam mana kau nak hidup?nak sara anak bini lau nanti?".Ini adalah salah satu pandangan yang berlandaskan objektif.Pada pandangan si ibu ni,asal masuk universiti je konfem berjaya dalam hidup.Habis,x kan orang lain yang x masuk universiti tu x kan berjaya.Walhal ramai dalam kalangan orang yang berjaya sekarang x penah masuk universiti pun,tapi diorang rajin menimba ilmu+pengalaman yang mengajar mereka.

Maka,kerana itulah ana katakan kehidupan ini subjektif.Apa2 pun boleh terjadi.Allah itu sebaik-baik perancang.Kita hanya mampu merancang,keputusannya di tangan Allah.Kalau apa yang kita usahakan itu baik dan berlandaskan syariah,insyaAllah keputusannya baik dalam apa bentuk sekalipun.Kalau bukan sekarang balasannya,di akhirat nanti PASTI.Namun kalau apa yang kita usahakan itu tidak baik,balasan yang buruk juga menanti,kalau bukan sekarang di akhirat nanti PASTI.

Banyak lagi contoh yang ana boleh bagi,tapi ana yakin anda semua dah boleh terfikir sendiri antara contoh2 tu.Kebanyakan masyarakat kita sekarang terperangkap dengan 'pemikiran objektif''.Tugas kita yang sudah mengetahui untuk transformasikan masyarkat kita sedaya upaya dalam medium apa sekalipun,supaya 'pemikiran seubjektif' dapat diterapkan insyaAllah.

Segala salah silap harap ditegur...

Akhirulkalam...

20 Mei 2011

Know*Understand*Believe


Assalamualaikum W.B.T

Alhamdulillah,all praises to Allah,still giving me opportunity to write in this blog.Hopefully sharing some kinds of beneficial knowledge with you guys(and girls).This time I would like to bring one story,narrated by one of my lecturer.It's all about what's actually Know?Understand?Belief?

"Hey Mamat,i'm terrified...just now there's one weird guy chopping his hand,and out of blue he manage to reconnect his hand without any evidence of being chopped before!!!"Said Atan."Where is it?"...."In front of the new mall in the town"..."Come on,let's go there,heh!like I want to trust you"

By now,Mamat already KNOW.

At the mall....."I told you,believe it now?"."Yeah,he did cut his hand,but???"..."What else?,you'd see it with your own eyes"

By now,Mamat UNDERSTAND.

"I Won't believe it till I try it for myself"...."Whoah!!!are you crazy???Cutting your own hand?"
"Yeah,If he claim he can do that...he suppose to be able to do it on anyone,not only to himself'"..."I might say he is cheating, unless He chop my hand!"

By now,Mamat is trying to BELIEVE

Mamat insist that weird man to chop his hand...~~~~~~~~~"Argh!!!!...Yeap,now I believe he's lying"

*Oppss...sorry,sad ending~~~

That's how it work in Islam.Muslim nowadays had know Islam obviously.(It means,Muslim know the background of Islam,the pillars of Islam,The oneness of God).Understand Islam Most(Most of Muslim understand their duty as Muslim,pray,fasting,doing good deeds).But,do we really belief in ISLAM???How can we believe in Islam as we've never sacrifice anything for Islam???...Mamat do sacrifice his hand to test his believe toward the weird man(though it's not worth it)...But in Islam,it's totally worth it.But you won't feel it when you never ever want to sacrifice.

Sacrifice your TIME for Islam,sacrifice your PHYSICAL STRENGTH for Islam,sacrifice your THINKING for Islam,and sacrifice your LIFE for Islam.It's a sweet feeling of being able to sacrifice anything for Islam when we believe in Islam...I pray for all of us,including me myself to be able to taste that sweetness...InsyaAllah.

Akhirulkalam

17 Mei 2011

pesanan dari Imam Ghazali


Assalamualaikum W.B.T

Dicatat oleh Imam Al-Ghazali

Jangan engkau kahwini wanita yang enam iaitu wanita ...yang Ananah, yang Mananah, dan yang Hananah, dan jangan engkau kahwini yang Hadaqah, yang Baraqah dan yang Syadaqah.”

1) Wanita Ananah :
Banyak mengeluh & mengadu dan tiap saat memperalatkan sakit atau buat-buat sakit.


2) Wanita Mananah :
Suka membangkit-bangkit terhadap suami. Wanita ini sering menyatakan, “Aku membuat itu keranamu.”

3) Wanita Hananah :
Menyatakan kasih sayangnya kepada suaminya yang lain, yang dikahwininya sebelum ini atau kepada anaknya dari suami yang lain.

4) Wanita Hadaqah :
Melemparkan pandangan dan matanya pada tiap sesuatu, lalu menyatakan keinginannya untuk memiliki barang itu dan memaksa suaminya untuk membelinya.

5) Wanita Baraqah :
Ada 2 makna, pertama yang sepanjang hari mengilatkan dan menghias mukanya, kedua dia marah ketika makan dan tidak mahu makan kecuali sendirian dan diasingkan bahagiannya.

6) Wanita Syadaqah :
Banyak cakap tidak menentu lagi bising.

04 Mei 2011

Punctuality!!!


Assalamualaikum W.B.T

Alhamdulillah,praise be to The most gracious and merciful.This time,I would to share with you guys regarding one content of my recent lecture.Yes,Punctuality...All students being stress to come to class on time,no doubt he is serious this time.But,that's not what the main thing for me to wonder about right now.Let us go into the topic now...

When it has become like this,the most obvious 'new situation' we might observe is before class.People rushing to the toilet to get ready for class.The one waiting for their turn shouting for their right...afraid of being late...

But then,let us fast forward at 6.50pm...toilet full and people waiting,same situation like above.The only difference is this time,they're not shouting for their right!!!...they seems calm enough this time.Looks like be punctual in their 'meeting' with Allah is not important enough as attending lectures.

In students context,attending lectures are obligatory.But in general context,all muslim are obligatory to perform solat as early as possible.Thus,students are obligatory to attend lectures and perform solat as punctual as possible.Simple right???...Then why do we put high priority on attending lectures then solat???...afraid of the lecturer?...don't we afraid to HIM???

Let us put our thought together on this issue...

Akhirulkalam...